Lihatlah! Dirimu Sekarang Sudah Semakin Tua

Semua orang pasti beranjak tua. Dulu masih sering membuat kisah-kisah petualangan bersama teman-teman kecil, sekarang semuanya tinggal mengenang peristiwa peristiwa itu. Tidak terasa memang, apalagi kesibukan kita yang luar biasa. Mencari nafkah untuk keluarga bagi yang sudah berkeluarga. Atau baru merencankan indahnya sebuah keluarga dengan menabung dan mempersiapkan pernikahan.

hujan-2

http://2.bp.blogspot.com

Sekarang semua tinggal mengenang, blog ini saya buka kembali khusus untuk mengenang kisah kisah yang dulu pernah dilakukan sewaktu masih ramai di kampung, ramai di kali, ramai di masjid, ramai di sekolah, dan semuanya. Bagi sebagian orang ini adalag sebuah wujud rasa syukur, tapi sebagian yang lain mungkin hal ini hanya membuang waktu. Namun perlu diketahui keindahan itu tergantung siapa yang merasakan. Kehidupan ini akan terasa indah jika kita rasakan. Sebab kita diberi kehidupan oleh Tuhan tiada lain hanya untuk menyembah merasakan keindahan kita sebagai seorang hamba Tuhan. Maka jika kita justru sibuk mencela nasib kita sendiri setiap waktu tanpa pernah ada waktu untuk merasakan indahnya hidup lantas mensyukurinya, maka kita sudah terlepas dari tali yang seharusnya kita pegang.

Maka janganlah bersedih, marilah kita kenang dan lihat masa lalu dan kehidupan yang kita alami sekarang ini dengan penuh rasa syukur. Semua orang pasti akan menemui masa tuanya, semua orang pasti akan melihat masa lalunya. Tapi sedikit yang bisa merasakan betapa agungnya anugrah kehidupan ini.

Sedikit contoh adalah keluarga. Keluarga memang luar biasa, istri kita, anak kita, orang tua kita, saudara-saudara kita, semuanya luar biasa. Anggaplah itu sebuah anugrah terbesar dalam hidup kita. Dengan keluarga kita bisa merasakan indahnya hidup. Semua orang pasti berkeluarga, jika tidak keluarga asli, maka teman teman kita, tetangga kita adalah keluarga kita.

Mereka menjadi anugrah yang terindah bagi kita. Maka mensyukurinya dengan terus mengunjungi mereka adalah hal yang baik. Sebentar lagi kita akan lihat anak-anak kita tumbuh dewasa, mereka pasti membutuhkan kisah tentang masa lalu kita. Maka ceritakanlah masa lalu kita yang sanggup mengisnpirasi mereka.

Iklan

Kerinduan Langit, Alasan Nabi Isro’ Mi’roj

Peristiwa Isro’ dan Mi’roj tidak terlepas dari sebuah kejadian unik yang berkaitan dengan irinya makhluk Alloh yaitu Langit terhadap Bumi yang menjadi tempat pijakan Nabi Muhammad SAW. Hal ini disebut dalam sebuah kitab yang ditulis oleh Syeh Ahmad Abdul Hamid dalam kitab I’anatul Muhtaj fi Qishshatil Isra’ wal Mi’raj yang juga dikutip oleh Rikza Khamami dalam http://www.nu.or.id (06 Mei 2016). Dimana disebutkan bahwa sang Langit merasa cemburu karena bumi telah menjadi tempat tinggal manusia yang paling dimuliakan oleh Allah SWT. Sedangkan langit hanya bisa melihat dan mendengarnya saja dari tempatnya. Ini menjadikan sang Langit protes terhadap Alloh SWT.

Secara akal sehat peristiwa tersebut mungkin terlalu menghayal, namun jika melihat betapa besarnya kekuasaan Alloh SWT dan bagaimana Alloh telah membukakan pintu hikmah bagi setiap hambanya yang salih, maka hal tersebut tidak ada salahnya dijadikan

hikmah. Seperti halnya kerumitan peristiwa Isro’ dan Mi’roj, kecemburuan langit pun akan menjadi sesuatu yang lebih rumit jika akal menjadi yang terdepan dalam memahami semua peristiwa tersebut. Namun jika iman yang menjadi yang terdepan, maka seperti besarnya hikmah yang terkandung dalam peristiwa Isro’ dan Mi’roj, hikmah kecemburuan langit pun juga lebih besar.

Berkahnya Nabi, Alasan Kecemburuan Langit

Begitu Nabi Muhammad SAW terlahir di Bumi padamlah api milik Majusi Parsi. Runtuhlah Kerajaan Kisra, dan tenggelamlah Tasik Sava yang dianggap suci oleh kaumnya. Turunlah malaikat langit ke bumi serta suburlah semua tanaman di bumi. Semua itu adalah tanda

bahwa sang pembawa rahmat telah hadir di bumi ini. (http://www.tandapagar.com). Bumi yang menjadi tempat hidupnya Nabi Muhammad SAW menjadi begitu bersinar. Seiring dengan itu, langit pun merasa iri menginginkan tempatnya juga dipijak oleh manusia yang paling mulia tersebut. Seperti yang disebutkan dalam sebuah kitab, bahwa kelahiran Nabi menjadi berkah di setiap orang yang berhubungan

dengannya. Bahkan saat Nur Muhammad masih berada di sulbi Abdulloh ayahanda dari Nabi SAW, maka tampaklah sinar di wajah Abdulloh yang bisa dilihat oleh orang-orang tertentu yang mengetahui tanda-tanda kenabian. (http://www.tandapagar.com). Bahkan ketika Aminah ibunda Nabi mengandung, ia tidak merasakan beban apapun. Hingga akhirnya Nabi lahir dalam keadaan sujud, dan disusui oleh Ibu susuan yang bernama Khalimatu Assa’diyah. Demikian juga Khalimah yang merasakan keberkahan sejak dititipkannya Nabi bersama

keluarganya. Air susunya tiba-tiba deras, ternaknya demikian gemuk, dan lain sebagainya. Maka tidak berlebihan jika Nabi Muhammad SAW menjadi manusia yang diharapkan oleh semua makhluk, termasuk Langit. Semua makhluk yang mengetahui derajat Nabi Muhammad SAW merindukan dan menginginkan agar Nabi hadir dan memberi tanda berkah untuknya. Seperti kisah Ukasyah yang sengaja memeluk Nabi karena dulu Nabi telah mencambuk Ukasyah secara tidak sengaja waktu perang Uhud.( http://www.smstauhiid.com)(31/7/2015). Ukasyah dikira akan membalas perbuatan Nabi, tapi ternyata ia hanya ingin memeluk tubuh Nabi yang tidak akan tersentuh oleh api neraka. Dan akhirnya Rosululloh pun menguatkan dengan mengatakan bahwa Ukasyah adalah ahli surga.

Kisah serupa tersurat dalam sebuah hadis yang meriwayatkan bahwa para sahabat selalu tampak berebut mencari air bekas wudhu nabi dan mengusapkan pada jasad mereka. (http://asysyariah.com/). Tidak hanya bekas air wudhu Nabi, rambut dan keringat nabi bahkan air ludah Nabi pun menjadi incaran para sabahabat nabi, dan itu semua tertuang dalam hadis sohih. Semua tahu bahwa Alloh mengabulkan permohonan langit. Sehingga terjadilah peristiwa Isro’ dan Mi’roj yang menjadi kabar gembira bagi penduduk langit, sekaligus menjadi pengukuh bahwa Nabi adalah Imam para Nabi dan Rosul, kemudian pengukuhan bahwa semua janji Alloh tentang surga dan neraka sudah ada di hadapan Nabi sendiri. Nabi menjadi saksi keberadan semua janji Alloh tersebut. Maka tidak akan ada alas an seseorang

memabantah apakah Nabi sendiri pernah melihat apa yang ia janjikan kepada kaumnya.

Demikian peristiwa Isro’ dan Mi’roj yang menjadi hujjah sekaligus ujian bagi kaum mu’minin yang masih lemah imannya. Iman adalah penentu arah tujuan seseorang, dimana jika iman seseorang sudah sampai pada titik tertingginya, maka apapun yang datang dari Nabi akan menjadi kebenaran baginya. Maka sahabat Abu Bakar diberi julukan As-Shiddiq karena dialah yang pertamakali membenarkan peristiwa peristiwa Isro’ dan Mi’roj tersebut.

Cerita Desaku (Bag.2)

Hujan yang mengguyur Sore itu amatlah deras. Seluruh keluargaku kumpul di ruang tengah. Aku dan adikku yang kedinginan berselimut sarung dan merengkuh bantal yang tidak baru lagi. Kumal penuh dengan pulau. Ditemani dengan warning (jagung kering digoreng) dalam kaleng biskuit, satu per satu kumakan dengan lahap, gurih, kriuk-kriuk….menguji gigiku yang masih muda, dan kuat. Usiaku saat itu sekitar 10 tahun, masih suka bermain bola dan dengan bangga menantang tim tetangga desa, dengan penuh kepercayaan diri, meski akhirnya kalah tak terduga. Namun sebagai tim kesebelasan kecil, kami memang kompak. Sering berdiskusi di lereng sungai yang kering di musim kemarau. Membuat gua, ….iya gua di tebing sungai, benar-benar kami lakukan. Tempat persembunyian rahasia, unik memang, kami pun menyadari itu sangat unik, tiap sore kami masuk ke gua itu, ambil makanan dari rumah, makan di situ rame-rame. Saking senangnya dengan gua tersebut, kami membagi sift untuk perluasan gua, pagi, siang, sore, alatnya cukup dengan cangkul dan linggis, sampai akhirnya gua kami  bisa digunakan untuk selonjor dan tiduran. Pernah aku tertidur didalamnya, rasanya seperti didalam kuburan. Seolah-olah malaikat munkar dan nakir datang dan bertanya sopo pengeranmu………. Rasanya sangat sejuk, memang banar-benar tempat ngadem yang sempurna. mulut gua kami beri tutup dari karung…., tiba waktu mandi sore hari, banyak anak-anak cewek dari desa tetangga mandi di sungai, waktunya kami beraksi…….sebenarnya itu fungsi tak terduga, hihihihi.

Tepat disi gua kami, sebongkah kayu yang dulu berhasil didapat oleh Wak Senen sewaktu banjir dulu. Memang kayu jati yang bernilai, meski warnanya hitam, teksturnya pun seperti monster, kasar dan tua. Terkadang kami sering duduk di situ. Beberapa kali terlihat istri wak senen memecel (memotong sedikit) kayu tersebut, katanya untuk masak. Tepat diatasnya lagi kayu Randu, gedenya segede bedug. Itu kayu yang diperoleh ayahku dulu. Kamipun bangga dengan kayu tersebut. Prestasi tersebesar ayahku dalam hal “Nyarah Kayu”. Sudah dipeceli juga, sedikit-demi sedikit sehingga bentuknya sudah tidak utuh gelondongan. Ayahku memakainya untuk memasak juga.

Kembali ke Sore…Hujan begitu deras, hingga masuk waktu maghrib, kami sekeluarga pun beranjak sholat. selepas sholat kami pun mengaji, (kayak di ipin upin). setelah mengaji kami bercengkrama lagi di ruang tengah, Ayah kami sibuk dengan lintingan rokonya, dan aku sendiri sibuk dengan PR matematikaku………. Setelah beberapa lama, tiba-tiba terdengar suara seperti orang yang sedang bertengkar dengan suara yang keras. Kami pun kemudian keluar rumah untuk memeriksanya. Setelah tahu ternyata Wak Zen Putra Wak Senen lah yang berteriak-teriak seperti orang kesurupan kami tidak boleh keluar. kami hanya mengintip dari lubang papan di rumah. Kami sekeluarga pun akhirnya ketakutan, dan bertanya-tanya sebenarnya apa yang sedang terjadi di rumah wak senen. Terlihat dalam hujan yang lebat dua orang saling berkejaran, sesaat kemudian salah seorang meloncat ke sebuah pohon dengan ringannya, mirip seperti macan. Beberapa orang berusaha menangkapnya, tapi mereka pun kalah dengan kekuatan Wak Zen yang seperti macan tersebut. Setelah berhasil dijagal banyak orang, tiba-tiba wak Zen berlari dan menghampiri  dan memeluk erat-erat kayu jati yang sudah diambil ke daratan, (tadinya masih disamping gua, karena mau banjir, kayu tersebut diangkat oleh putra wak senen yang lain yang bernama Wak Apip, agar kayu tersebut tidak hanyut). Karena situasi semakin mencekam dan semua keluarga wak Senen kebingungan, akhirnya didatangkanlah orang pintar yang bernama Wak Pur, ia terkenal bisa mengobati orang yang kesambet, atau mengobati anak-anak yang sering menangis malam-malam karena diganggu bangsa lain.

Dengan tenang Wak Pur membaca mantra komat-kamit, tapi wak Zen Malah berteriak dengan kasar. ” Sopo Kowe (siapa kamu)”. tanya Wak Zen. “aku wak Pur, mosok kowe lali (aku Wak Pur masak kamu lupa). Jawab wak Pur.

“apa kamu mau roti?” tanya wak Pur.

“Nggak mau” jawab wak Zen.

Akhirnya dengan membaca mantra dan wirid setan ditubuh wak Zen keluar juga, dan wak Zen pun akhirnya sadar.

Keesokan harinya warga pun geger berbondong-bondong ingin melihat mencari tahu peristiwa yang sebenarnya di rumah Wak Senen tadi malam, dan apa yang sebenarnya terjadi pada diri Wak Zen, dan bagaimana sebenarnya misteri kayu jati tua tersebut.

Di sebuah amben-amben (dipan buatan kecil ) di tepi sungai, Wak Zen dengan rambut yang rewo-rewo, duduk bersila sambil bercerita apa yang dirasakan pada saat kesurupan malam itu.

” aku juga sadar, kalau aku itu kesurupan”. ungkap Wak Zen.

“La pas sampean loncat ke Pohon njenegan kok bisa?, padahal kan tinggi?”. Tanya salah seorang.

” La itu saya juga bingung, kok saya bisa loncat setinggi itu.”…Jawab Wak Zen.

“Orang pas Wak Pur nawarin roti, saya juga sebenarnya mau, tapi ndak tahu, kayak ada orang yang bilang emoh….gitu.”

Usut punya usut, ternyata yang merasuki Wak Zen adalah Siluman Harimau yang berasal dari Kayu Jati Tua tersebut. Dan Akhirnya keesokan harinya kayu tersebut dibuang. Dihanyutkan di Sungai. Setelah itu Amanlah Kampung tersebut, dan Wak Senen dan anak-anaknya akhirnya berencana membuat Perahu lagi untuk mengganti perahu yang telah hanyut dulu.

Bersambung……..

MENANGGAPI KURIKULUM 2013

Hosting Unlimited Indonesia
Pemerintah berencana mengubah kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013, rencana ini dimulai dengan uji public yang dilaksanakan sampai tanggal 12 Desember 2012. Setelah uji public kurikulum ini akan berlaku mulai awal tahun 2013. Rancangan kurikulum tersebut tentu saja membuat semua komponen pendidikan harus mempersiapkan diri secara matang baik dalam materi maupun sistematika pelaksanaan. Persiapan ini tentu saja tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memakan financial yang tidak sedikit. Rencana tidak adanya pembimbingan terpadu untuk para guru justru akan menambah kerumitan pelaksanakan transformasi kurikulum ini di kemudian hari. Melihat para pendidik saat ini masih terpaku pada kurikulum yang lama, alih-alih KTSP kurikulum KBK 2004 saja belum sepenuhnya berhasil dilaksanakan.

Di antara perubahan yang terlihat menonjol dari  kurikulum 2013 adalah mengurangi  jumlah mata pelajaran di SD, yaitu dari 10 mata pelajaran menjadi 6 saja  dan jenjang SMP, yaitu dari 12 mata pelajaran menjadi 10 saja,  dengan alasan kurikulum yang berlaku saat ini terlalu membebani peserta didik sehingga tujuan pembelajaran sulit tercapai. Perampingan mata pelajaran dinilai akan meringankan peserta didik sehingga mereka lebih bisa focus dalam belajar, jadi tujuan pembelajaran akan tercapai secara penuh.

Pada satu sisi perampingan mata pelajaran memang meringankan peserta didik dalam belajar, tetapi di sisi lain ada persoalan-persoalan yang belum tercover dalam kurikulum tersebut, sehingga dikhawatirkan akan mengurangi efektifitas dari kurikulum tersebut. Yaitu:

  1. Untuk SD kehilangan dua mata pelajaran akan membuat peserta didik kehilangan pengetahuan yang harus mereka miliki sebelum menginjak jenjang menengah pertama. Hal ini berdampak besar, yaitu sejumlah kompetensi akan hilang sementara tuntutan di jenjang menegah masih sama.
  2. Mata pelajaran Bahasa yang akan dipadati materi bacaan dari IPA dan IPS belum ada bukti keefektifannya, karena secara teoritis pengetahuan bukanlah bahasa dan bahasa bukanlah pengetahuan. Dua paket yang akan menjadi satu diyakini sulit berhasil, melihat bagaimana anak-anak sekarang sangat kesulitan dalam memahami sebuah perintah atau intruksi, jika ditambah harus menghafal definisi dan materi bacaannya (selama ini pengetahuan rata-rata dihafal), ini justru akan membuat mereka kewalahan. Atau salah satu kompetensi akan terkalahkan, jika bukan kompetensi bahasanya maka kompetensi pengetahuannya. Jika hal ini sudah final maka harus ada pendukung yang efektif untuk mendorong keduanya agar dapat terjaga. Selain penambahan jam pelajaran juga sarana dan prasarana harus menjadi program pendamping.
  3. Untuk SMP, pelajaran TIK tidak bisa dihapuskan, persoalannya tidak hanya terkait dengan anggapan bahwa TIK dapat digantikan dengan penggunaan TI oleh semua guru mata pelajaran. Akan tetapi selain masih diragukannya kelengkapan fasilitas yang dimiliki oleh para guru juga keberadaan TIK sebagai ilmu yang signifikan tidak bisa diabaikan begitu saja.  Bisa dilihat, saat ini masih banyak Satuan Pendidikan yang belum melengkapi pendidiknya dengan fasilitas TI, apalagi di daerah-daerah pelosok. Hal ini dikhawatirkan pelajaran TIK akan hilang dan tidak ada bekasnya samasekali serta membuat peserta didik terutama daerah pelosok akan tertinggal dalam bidang TI.  Menurut penulis TIK bukannya tidak perlu diajarkan dengan dalih hal tersebut merupakan kompetensi yang dengan sendirinya didapat melalui praktik, akan tetapi justru harus ditingkatkan standar kompetensinya, melihat kemajuan teknologi mendorong peserta didik semakin cepat beradaptasi. Perlu diingat bahwa TIK bukanlah ilmu pasti yang stagnan, ilmu ini justru terus berkembang dan  menjadi pionir kemajuan segala bidang ilmu, sehingga perlu adanya kurikulum yang mengaturnya. Hasilnya, peserta didik tidak hanya sekedar tahu tentang TIK akan tetapi juga dapat berperan dalam kemajuan TIK itu sendiri.

Menurut penulis secara mendasar kurikulum 2013 tidak harus menggusur kedudukan ilmu pengetahuan  di SD maupun TIK di SMP, karena jika persoalannya adalah beban siswa yang berat maka hal tersebut dapat diselesaikan dengan penambahan jam pelajaran saja. Sebab ini akan lebih visible, pengurangan mata pelajaran hanya akan mengurangi kompetensi siswa dan membuat rumit proses pembelajaran yang lain, karena materi harus berbagi ruang dalam “kepala” siswa.  Integrasi yang digadang-gadang hanya akan menjadi kerumitan belaka. Dengan kata lain penulis cenderung memilih pemisahan mata pelajaran ilmu pengetahuan dari pada integrasi yang akan menimbulkan kerancuan.
Hosting Unlimited Indonesia

TIPS MEMILIH JURUSAN

Memilih jurusan adalah aktifitas yang dilakukan oleh para siswa yang baru saja lulus UN khususnya untuk jenjang SMA/MA/SMK. Mereka pasti sedang merencanakan jenjang selanjutnya, yaitu kuliah. Biasanya kita akan bingung untuk menentukan jurusan yang akan kita pilih. Karena hal itu menyangkut kemampuan serta kenyamanan kita saat kuliah nanti, buat apa memilih jurusan yang favorit sedangkan kita tidak nyaman dengannya. Dan percuma lagi kalau kita memilih jurusan yang ternyata sudah tidak dibutuhkan oleh masyarakat (mengikuti prinsip tujuan pendidikan). Jadi jurusan yang baik adalah jurusan yang kita enjoy di sana dan dibutuhkan oleh masyarakat terkini. 

Mengapa harus yang sesuai dengan minat dan bakat kita? karena apapun jurusan yang kita pilih jika kita enjoy di sana pasti akan mendapatkan hasil yang memuaskan. seperti memilih pakaian, jika kita memang sudah enjoy, maka kapanpun dan dimanapun kita akan selalu memakainya. sehingga tidak perlu berpikir ulang kembali mengapa kita memilih jurusan ini, karena jawabanyya adalah “kita menyukainya”. 

Mengapa harus yang dibutuhkan oleh masyarakat sekarang? Ini syarat yang aneh…tapi penting, kenapa? karena kita harus tahu betul mengapa kita mengambil suatu jurusan. Satu-satunya jawaban adalah karena jurusan inilah yang akan berguna untuk masyarakat indonesia pada saatnya nanti. secara akademis masyarakat indonesia sedang membutuhkan para lulusan yang jujur dan kompeten dalam berbagai bidang, apapun jurusannya sebenarnya semuanya bermanfaat bagi masyarakat, karena prinsip pengadaan suatu jurusan sudanh mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, maka sebenarnnya antara minat dan kebutuhan masyarakat sudah sinkron sejak kali pertama. Tapi perlu diperhatikan bahwa memilih jurusan sebaiknya melihat hal-hal sebagai berikut:

1. Basic kemampuan kita

Apakah kita sudah banyak menekuni bidang tersebut, atau belum. kita bisa menilai diri kita sendiri apakah kita ini terampil dalam berhitung misalnya, atau kita terampil dalam mengkritisi sesuatu, berargumen, atau justru kita sering memberikan penilaian artistik, atau menyimpan gambar konsep dalam benak, dll. semua itu bisa terbaca dari diri kita sendiri. Terlepas dari jurusan di SMA IPA ataukah IPS, ataukah yang lain, namun itu bisa menjadi penilaian sementara. Kenyataannya banyak diantara lulusan IPA yang terjaring di Seni Artistik Bahasa, ada juga yang lulusan IPS yang terjun ke Sains dan lulus dengan nilai lumayan. Semua itu berjalan dengan penilaian kita masing-masing, jika kita menilai diri kita sanggup di Sains, maka semuanya bisa dilewati dengan mudah. 

2. Minat Kita

Minat adalah motivasi lebih dari diri seseorang untuk menjatuhkan pilihan pada suatu hobi atau aktifitas teretentu yang menurutnya bisa memuaskan dan menyenangkan. maka nilai motivasi dari minat ini perlu dipertimbangkan, jangan sekali-kali menurut atau mengekor perkataan orang lain yang tidak tahu samasekali tentang diri kita, tapi boleh saja mendengarkan, disimpan dan dipertimbangkan. Terlepas dari hal itu minat kita akan menentukan keseriusan kita dalam mendalami suatu bidang tertentu.

 

Image

3. Saran Orang tua

Ini perlu diperhatikan karena terkait dengan finansial. Namun tidak menutup kemungkinan juga, jika kita mempunyai niat yang kuat, memilih jurusan yang kita anggap sebagai jalan hidup kita, memperjuangkan segala sesuatunya termasuk financialnya. Banyak sekali jalan untuk bisa mandiri, kuliah sambil kerja adalah hal yang biasa untuk orang-orang yang sukses, banyak sekali kisahnya, from zero to hero…yang terpenting adalah niat dan kekuatan niat kita.

4. Kondisi Masyarakat di daerah kita

ini bisa menjadi acuan untuk memilih jurusan, karena kota asal adalah tempat yang harus kita perjuangkan terlebih dahulu, dengan begitu semua orang akan melihat pengaruh besar dari lulusan PT untuk daerah masing-masing. Jika daerah kita sedang dicanangkan program pengembangan pembangunan, maka kita bisa memilih jurusan teknik sipil. jika yang paling banyak dibutuhkan adalah lulusan pemdidikan, maka jangan sungkan untuk memilih jurusan pendidikan, demi daerah, demi generasi Indonesia.

Sedikit tips ini mungkin hanya akan emnyesaki pikiran para pembaca, namun perlu diketahui bahwa semua yang kita pilih mempunyai konsekensinya masing-masing, maka berpikir matang sebelum melangkahkan kaki kme jurusan teretentu di PT adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Salam hangat dari saya M.Abdurrohim.

GERAKAN ANTI VIDEO BOKEP

“Tak perlu risau, ntar kalau dah dewasa kebiasaan itu akan hilang sendiri”..kata seorang dalam sebuah diskusi tentang pornografi. Sesaat pernyataan itu ada benarnya, dengan melihat anak-anak remaja yang sudah beranjak dewasa, kelihatannya mereka mulai segan dengan perbuatannya sewaktu masih muda tersebut. Tapi suatu saat saya benar-benar menemukan efek negatif yang luar biasa dengan merebaknya video-video porno yang tidak terkontrol samasekalai, (alih-alih terkontrol? tidak terbendung). Dari anak-anak (usia SD-SMP-SMA) hingga dewasa (usia Kerja- Rumah Tangga) semuanya mencari dan menikmati video porno. ini begitu ironis kawan. Anak-anak pergi ke warnet, meskipun terbuka, tapi banyak pemuda yang tidak tau malu membukanya meskipun disampingnya ada anak-anak kecil, mereka berpikir, kalau hal itu sudah biasa. Anak-anak pun tidak berupaya melapor, tapi justru diam-diam menikmatinya, hal ini begitu rumit, jika efeknya tidak dipikirkan samasekali.

NABI BERISTRI SEMBILAN

Nabi Muhammad SAW adalah manusia sempurna yang derajatnya di atas semua malaikat. Hanya beliau lah yang sanggup mencapai Mustawa (Arsy) kedudukan Allah SWT. Hanya Nabi Muhammad lah yang sejak kecil tidak pernah maksiat kepada Allah, Allah telah menjamin hal itu dengan membersihkan semua sisi gelap dari Nabi sejak ia masih kecil. Ketika itu beliau di temui oleh dua malaikat yang membedah perut beliau dan membersihkannya dari hal-hal yang kotor. Sejak masih menetek pada Ibu susuan beliau, Kalimatus Sa’diyah, beliau tidak berkenan jika bertukar susu dengan anak yang lain meski sama-sama milik Kalimatus Sa’diyah, hal ini menunjukkan bahwa beliau benar-benar terjaga dari makanan dan minuman yang tidak jelas (Syubhat), karena makanan dan minuman sangat menentukan jiwa dan raga manusia, setiap anak yang dibesarkan dengan harta yang syubhat bahkan haram akan berbeda dengan anak yang dibesarkan dengan harta yang halal.

Kenyataan bahwa Allah menjaga Nabi dari kemaksiatan sejak kecil merupakan bukti bahwa Nabi benar-benar Rosul dan teladan yang tanpa cacat sedikitpun, selain itu Nabi juga benar-benar mempunyai kepribadian yang mulia, Masyarakat Makkah waktu itu adalah buktinya, gelar Al-Amin yang diberikan kepada Nabi merupakan pengakuan kolektif akan kemuliaan akhlak Nabi. Beliau sangat tenar akan kebaikan, kejujuran, dan kemuliaan budi pekertinya, selain itu Nabi bukanlah seperti bayangan kita saat ini tentang orang yang alim dan hanya mengerti tentang akhirat saja, tidak tahu menahu persoalan dunia ekonomi, politik, dll, Nabi justru sudah merasakan dan ahli dalam semua bidang tersebut. Di usia belia, beliau menjadi pedagang yang sukses. setelah menginjak usia 25, bisa dikatakan kalau beliau sudah dalam posisi financial freedom, yaitu istilah sekarang untuk orang-orang sekelas Bill Gates, Martua Sitorus, dst, yang berhasil mengumpulkan kekayaannya hingga ia menjadi orang yang terkaya. Ini artinya Nabi adalah teladan dalam segala lini kehidupan.

Keteladanan beliau berlanjut hingga mencapai usia kematangannya, yaitu 35 tahun, semenjak itu Nabi tidak pernah lagi berurusan dengan dunia, beliau sudah selesai dengan dirinya. Beliau selalu bertahanus dan berkontemplasi di tempat-tempat yang sepi, di gua Hiro, merasakan diri, mencari kebenaran hakiki, filosofi hidup dan lain sebagainya. sampai akhirnya belaiu mendapatkan wahyu pertamanya di usia 40 th, dan resmi menjadi Utusan Allah.

Nabi Muhammad dinobatkan oleh Allah bukan saja hanya menjadi seorang Rosul, akan tetapi sebagai suri tauladan bagi setiap manusia sepanjang masa. Dalam firmanNya Allah menyebut Muhammad sebagai manusia yang paling tinggi akhlaknya. “wainnaka la’ala khuluqin adzim”. Hal ini adalah jaminan bahwa Nabi Muhammad mampu dijadikan rujukan dalam hal akhlaknya. setiap orang yang hidup bersosial, mau tidak mau harus mempunyai akhlak, yaitu tata krama dalam bersosial dengan sesama.  Maka dari itu, seluruh akhlak beliau, patut dipelajari, setidaknya mempelajari untuk sekedar mengetahui, bahwa manusia terbaik adalah beliau Nabi Muhammad SAW.

Terkait hal-hal dari Nabi yang kontroversial, contohnya istri yang lebih dari satu, istri yang jauh lebih muda dari beliau, hal tersebut dapat dijelaskan, dan tidak tanpa alasan. Dan lagi-lagi hal tersebut tidak terlepas juga dari akhlak beliau yang sempurna. Beliau adalah pecinta anak-anak yatim dan para janda, beliau mengetahui dan merasakan betulk kondisi menjadi seorang anak yatim, oleh karena itu beliau paling tidak tega jika melihat seorang bocah yang ditinggal mati oleh sang ayah, makanya beliau pernah mengatakan bahwa beliau adalah bapak dari semua anak yatim. Dan janda, janda adalah orang yang paling menderita baik secara dhohir maupun bathin, oleh karena itu rosulullah menikahi janda-janda para syuhada yang mati di jalan Allah, bukan karena keinginan belaiu untuk menikah, akan tetapi hanya untuk menjadi pengayom orang-orang yang sedang menderita. Jika orang-orang yang tidak mengenal Nabi Muhammad mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah Cybersex, maka sesungguhnya mereka sedang mengigau, jika benar Nabi mania sex, maka mengapa beliau memilih janda-janda dari pada yang lebih muda?

Maka sering-seringlah kita untuk tetap membaca kisah keteladanan beliau dalam kitab-kitab maulud yang telah disusun oleh para imam-imam terpercaya, seperti Al-barzanji, maupun Al-Dziba’i, berikut cuplikan dari semangat jama’ah islam yang sedang membaca maulud Nabi setiap menjelang peringatan maulid Nabi di bulan Robi’ul Awwal tanggal 1-12.